Menjemput Mimpi
Ini adalah blog pertama saya setelah saya menyandang status baru : adik ipar.
Yes, my first sister, the one and only Asyera Dewi Barita akhirnya menikah dengan Lukas Kristianto, dan sayapun punya kakak laki-laki yang bisa diandalkan dalam keadaan susah ataupun senang..
Puji Tuhan pernikahan berjalan lancar dan sakral, mengharukan pastinya..lagi lagi tentang keabsenan papa. Semoga papa lihat dari surga dengan bahagia karna kamipun sangat bahagia disini.
Menikah di usia 25 tahun adalah salah satu impian saya.
itu bukan target, melainkan sesuatu hal yang kita bisa raih dengan usaha kita sendiri tapi tidak akan terwujud tanpa adanya campur tangan bernama miracle.
Miracle atau keajaiban datangnya dari Tuhan. Maka dari itu menikah bukan hal sepele yang memang semua orang bisa lakukan, tapi menjaga kualitas pernikahan itu yang tidak banyak orang yang bisa melakukannya.
Kata orang, mimpimu belum terlalu besar jika belum ditertawakan orang lain. Tapi menurut saya, mimpi adalah sebatas telunjuk yang menempel pada dahi. Sebegitu dekatnya, hingga kita harus bisa mencapainya. Dan Puji Tuhan lagi, saya semakin dekat dengan mimpi pertama saya.
Kemudian, bulan madu ditempat romantis. Saya sadar saya bukan Chelsea-Glenn yang notabene seorang artis yang tinggal pilih dan tanpa berpikir bisa kemana saja mengelilingi dunia. Itu karna mereka tidak memiiki keterbatasan. Bagi kita orang biasa yang hidupnya jauh dari kata mewah, berlibur ke Bali saja belum tentu bisa satu tahun sekali..
Lombok, Bali, atau Thailand. Suatu saat saya harus kesana entah untuk alasan apa, karena saya sekali lagi ingin menjadi pengagum sunset dan pantai.
Mimpi selanjutnya : Naik Gunung
Entah mimpi ini masih bisa diraih atau tidak. Tapi yang pasti hobi terpendam saya adalah berpetualang. Mungkin saya tidak pernah pergi jauh dan melakukan perjalanan wisata ekstrim, karna saya adalah anak yg manut sama ortu, kalau mama bilang gak boleh ya sudah saya ga melawan. Untung saya sudah pernah rafting. Pengalaman paling menyenangkan.
Punya usaha sendiri. Berupa salon kecantikan, atau butik yang menerima jasa tailor. Besok saya akan ikut beauty class make up atau kursus menjahit. Tolong ingatkan saya jika saya kurang semangat memanfaatkan waktu luang.
Punya penginapan di Jogja atau Bali. Hotel mungkin terlalu mahal untuk keluarga yang ingin tinggal lama tetapi butuh penginapan terjangkau kelas premium. Kalau suami saya kelak bermimpi untuk membangun sebuah hotel. Saya amini mimpinya itu. Berarti sebelumnya saya sudah memiliki beberapa penginapan di beberapa kota.
Memberikan yang terbaik untuk masa depan kami, yaitu anak-anak. Mulai dari ASI Eksklusif, kasih sayang, pendidikan setinggi tingginya, pendekatan formal maupun informal dari kami, Anak harus dekat dengan kami, seperti kami juga sangat dekat dengan orangtua kami masing masing.
Mimpi orang pasti seputar duniawi ya. Padahal mimpi itu adalah berasal dari pikiran bawah sadar kita yg tidak kita sadari. Berarti kebanyakan dari kita memang mengejar harta duniawi daripada surgawi.
Tapi, mimpi pertama saya semoga menjadi awal hidup saya untuk menjemput mimpi mimpi saya, karena saya didampingi lelaki yang luar biasa. Pelayan Tuhan yang baik, punya visi yang sama tentang masa depan duniawi dan kerohanian. Pintar dan berwawasan tinggi, serba bisa. Bahkan kekurangannya menurut saya tidak ada. Dia yang selalu menyempurnakan, tapi kami saling membutuhkan satu sama lain.
Terimakasih sudah hadir, sudah MAU, sudah BERHENTI mencari karena sudah saling menemukan.
Bersiap siap membangun rumah tangga disaat belum punya apa apa menurut saya akan lebih bemakna karena berjuangnya bersama. Mari sama sama menjemput mimpi (mimpi kalian).
Entah mimpi ini masih bisa diraih atau tidak. Tapi yang pasti hobi terpendam saya adalah berpetualang. Mungkin saya tidak pernah pergi jauh dan melakukan perjalanan wisata ekstrim, karna saya adalah anak yg manut sama ortu, kalau mama bilang gak boleh ya sudah saya ga melawan. Untung saya sudah pernah rafting. Pengalaman paling menyenangkan.
Punya usaha sendiri. Berupa salon kecantikan, atau butik yang menerima jasa tailor. Besok saya akan ikut beauty class make up atau kursus menjahit. Tolong ingatkan saya jika saya kurang semangat memanfaatkan waktu luang.
Punya penginapan di Jogja atau Bali. Hotel mungkin terlalu mahal untuk keluarga yang ingin tinggal lama tetapi butuh penginapan terjangkau kelas premium. Kalau suami saya kelak bermimpi untuk membangun sebuah hotel. Saya amini mimpinya itu. Berarti sebelumnya saya sudah memiliki beberapa penginapan di beberapa kota.
Memberikan yang terbaik untuk masa depan kami, yaitu anak-anak. Mulai dari ASI Eksklusif, kasih sayang, pendidikan setinggi tingginya, pendekatan formal maupun informal dari kami, Anak harus dekat dengan kami, seperti kami juga sangat dekat dengan orangtua kami masing masing.
Mimpi orang pasti seputar duniawi ya. Padahal mimpi itu adalah berasal dari pikiran bawah sadar kita yg tidak kita sadari. Berarti kebanyakan dari kita memang mengejar harta duniawi daripada surgawi.
Tapi, mimpi pertama saya semoga menjadi awal hidup saya untuk menjemput mimpi mimpi saya, karena saya didampingi lelaki yang luar biasa. Pelayan Tuhan yang baik, punya visi yang sama tentang masa depan duniawi dan kerohanian. Pintar dan berwawasan tinggi, serba bisa. Bahkan kekurangannya menurut saya tidak ada. Dia yang selalu menyempurnakan, tapi kami saling membutuhkan satu sama lain.
Terimakasih sudah hadir, sudah MAU, sudah BERHENTI mencari karena sudah saling menemukan.
Bersiap siap membangun rumah tangga disaat belum punya apa apa menurut saya akan lebih bemakna karena berjuangnya bersama. Mari sama sama menjemput mimpi (mimpi kalian).
Komentar
Posting Komentar