Miracle is happen

Aku sampai bingung harus memulai darimana untuk bercerita. Karena apa yg kualami saat ini benar benar membuatku mengerti apa itu arti keajaiban. Apa arti jawaban doa orang benar. Dan apa arti berserah disaat rencanaNya tidak sesuai dengan rencana kita.

Bita dan Radit. Dua sejoli ini benar benar saling menguatkan. Dia selalu setia dalam duka bahkan saat itu dia belum berstatus suamiku. Banyak peristiwa yg tidak kami inginkan terjadi, yg membuat kami kuat tentunya. Kepergian papa, hubungan jarak jauh,dan pendampingannya saat aku dinyatakan memiliki kista endometriosis ditahun 2015 akhir. Ini cobaan dalam hubungan kami,saya dan dia belum menikah. Tapi dia tidak ingin ada yg ditutupi. Kami sepakat untuk saling tau kondisi kesehatan kami masing2. Dan akhirnya kami datang ke dsog bersama dgn status "pacaran". Datangnya di rs tempatku bekerja.. jadi rada rada mengundang tanya bagi teman2 yg mengenalku. Hihhiii..semoga tidak ada yg berpikiran jelek yaak ^^
Hasil pemeriksaan usg menunjukkan ada kista dirahim kiriku dengan ukuran 3cm. Kecil...tapi efeknya apa?akan ada saluran yg sedikit terhambat karena si kista ini. Kamipun disarankan dokter untuk mempercepat pernikahan,supaya cepat hamil. Ehh,entah ini guyonan dokter atau beliau serius.. tapi dokter bilang kista mungkin saja hilang saat hamil,bisa juga menetap,atau kemungkinan terburuk kista ini membesar. Jadi saya bertanyalah,mengapa bisa terjadi kista dok?
Tapi dokter tidak bisa menjelaskan sesuai ekspektasiku. Selanjutnya aku selalu browsing tentang kista ini sampai rasanya kepalaku mau pecah, dadaku sesak, dan akhirnya aku menangis. Haruskah aku menyesali sesuatu? Aku khawatir akan susah hamil,tapi lelaki yg bahkan belum menikahiku dengan tegas berkata. "Aku gak bakal meninggalkanmu,kita hadapi bersama". Uhhh...so sweet bangeeets...
Entahlah, jika ada wanita yg tau punya kista sebelum menikah dan dia bisa tegar dan tidak menangis atau sedih,aku harus bertemu dengannya. Karena sebenarnya semua wanita bisa tegar,tapi tidak langsung..semua butuh proses. Inilah proses ketegaranku : 
sedih lebih dulu--aku berdoa dan dikuatkan--fase ikhlas dan menerima yg terjadi--aku kuat dengan pikiran positifku--aku berusaha sebaik mungkin sebagai istri--aku HAMIL. 
Iyaaa, aku hamil dibulan ke 3-4 pernikahan kami! 16 Agustus adalah HPHTku. 23 September aku memberanikan diri untuk tespack,dan hasilnya langsung positif. Puji Tuhaaaan...praise the Lord...
(btw hasil tespack udah disimpen diplastik eh dibuang sama bapakke pas bersih2 meja rias) alhasil nangis sesenggukan lagi. Hadehhhh....

Kami menikah Bulan Mei 2016. Dan saat ini didalam rahimku telah dititipkan janin yg luar biasa hebat berusia hampir 20 minggu. Tadinya aku sangat hati2 dalam berkata,berbagi kebahagiaan ini pun tidak aku lakukan seperti berbagi aktifitas2 ku di social media. Beberapa teman dekat sudah tau pada akhirnya,karena akupun tidak memungkiri juga ingin bertanya bagaimana pengalaman mereka yg sudah pernah melahirkan anak pertama. Pokoknya aku sangat menjaga kehamilanku yg pertama ini. Jadi jika sesuatu hal yg tidak kita inginkan terjadi (aku bahkan sudah biasa menerima kenyataan pahit) aku tidak menyalahkan siapapun. Bahkan diriku sendiri. Semoga aku bisa diberi kesempatan untuk melahirkan, menjadi ibu dan merawat anak2ku dengan baik..

Mungkin bagi sebagian orang yg mendengar cerita teman yg hamil dengan kista terasa biasa saja. Tapi bagiku..ini bukti bahwa tidak ada yg bisa menandingi kuasa Tuhan. Beberapa teman bilang kista endometriosis menghambat kehamilan. Dan sebagian besar INTERNET bilang wanita dengan kista masih punya kesempatan hamil tapi tidak sama dengan wanita yg normal tidak memiliki kista. Mau percaya pada siapakah aku? Jawabannya ya percaya sama Tuhan. Dia bisa melakukan segala sesuatu diluar akal kita. 
Lalu sampai sekarang ujian perasaan masih menjadi kawanku saat ini. Di awal kehamilan kista ku membesar,dan dokter menyarankan jika sebelum 17 minggu kista lebih dari 5cm maka harus dilakukan laparoscopi. Aku TAU laparoscopi,aku TAU prosedurnya. Aku tau ruang bedah aku tau semuaaaa...dan aku tidak ingin aku ada disanaaaa 😭😭😭

1 bulan berlalu dan kami lebih sering cek ke dokter. Bukannya sombong tiap 2 minggu usg,tapi emang kudu begituuu shaaayy huhuhu.
Dan sekarang sudah masuk fase aman,minggu ke 20 besok awal tahun kami sudah siap dengan berita2 bahagia. Kami akan tau jenis kelamin bayi kami,tapi rahasia ah nanti ^^
(Gak yakin bita bisa merahasiakan ini semua.Hahaha)

Aku sudah tidak memikirkan bagaimana aku melahirkan lewat normal atau operasi aku tidak peduli. Yang aku pikirkan hanya keselamatan bayiku.. Tapi tidak dengan suamiku. Dia mengutamakan keselamatanku,jika hal yg tidak dia inginkan terjadi..dia akan tetap memperjuangkan aku bagaimanapun caranya. Mungkin ini yg dinamakan ketulusan cinta. Walaupun salah satu visinya adalah memiliki keturunan yg bisa menguasai dunia (jadi presiden)
suamiku tetap mengutamakan istrinya..

Happy me,hidupku penuh berkat melimpah dan orang orang yg menyayangiku. Aku hidup tanpa rasa susah,aku bahagia..sangat bahagiaaa..
Maka dari itu,semua yg ada dalam hidup patut disyukuri. Kesehatan,pekerjaan,pasangan,orang tua dan lingkungan sangat mempengaruhi kita untuk bagaimana kita terbentuk.

Aku tidak yakin aku bisa menulis ini semua jika akhirnya aku benar2 susah hamil. Aku hanya ingin memberikan support dukungan,semangat bagi semua wanita yg belum diberi kesempatan untuk hamil. Percayalah,semua sudah diatur olehNya. Bisa jadi ada yg belum diberi kepercayaan karena harus menata dahulu hidup rumah tangganya. Ada pula yg karena harus menjaga orangtuanya yg sakit. Jika belum memiliki anak akan lebih leluasa waktunya untuk orang tua,suami bahkan mungkin di pelayananmu dibidang apapun. Terus berusaha yg terbaik. Jangan menunda2 calon buah hati (kecuali ada ikatan kontrak kerja atau pendidikan)
Selalu berpikiran positif karena awal segalanya adalah pikiran kita sendiri. Jika sedih menangislah,atau berdoa memohon kekuatan. Jangan pernah menyimpan kesusahanmu sendiri. Kalian punya pasangan hidup yg harusnya bisa menenangkanmu.
Bagi wanita dan teman2 yg langsung diberi kepercayaan hamil lebih cepat, BERSYUKURLAH..
Karena semuanya akan terasa biasa saja ketika kita kurang bersyukur.
Bagi ibu ibu yang punya masalah dengan kehamilannya dan bahkan harus kehilangan bayi sebelum jumpa dengannya (merinding gue ngetik begini) BERSABARLAH. Karena Tuhan lebih menyayanginya dan berserah dengan ikhlas apapun yang terjadi.

Tidak ada manusia yg tidak punya kekurangan dan masalah pun akan datang pada masanya. Tidak mungkin manusia hidup bahagia selamanya tanpa ada suatu proses perjuangan unttuk mencapai kebahagiaan itu. Dan aku bahagia dengan caraku.

Komentar

Postingan Populer